Frame Lab: Tamu Desain Frame Sendiri, Booth Kamu yang Dapat Untung

Frame Lab: Tamu Desain Frame Sendiri, Booth Kamu yang Dapat Untung

Semua photobooth jualan sesi. Frame Lab jualan hal lain: kreativitas tamunya sendiri. Tamu desain frame pribadi lewat browser, bayar, lalu pakai di booth kamu. Di booth yang mengaktifkannya, omzet nambah sekitar 10 sampai 30 persen di atas penjualan sesi. Ini fitur yang selalu kami tunjukkan pertama tiap demo, dan artikel ini bahas cara kerjanya sampai soal harga.

Biar kebayang, ini Frame Lab dari scan QR sampai strip tercetak:

Idenya

Tamu memang pengin yang personal: nama sendiri, warna sendiri, inside joke mereka di strip foto. Biasanya itu artinya operator bikin template custom per klien, masuk akal buat wedding, tapi mustahil buat traffic harian. Frame Lab membaliknya: tamunya yang jadi desainer, dan mereka yang bayar.

Kasus paling sering? Ulang tahun. Yang berulang tahun desain frame dengan nama dan tanggalnya, teman-temannya foto pakai frame itu di booth, dan strip-nya pulang jadi suvenir yang gak ada duanya. Gak ada yang merasa bayar biaya software, mereka beli desain sendiri yang dicetak.

Cara kerjanya, dua sisi

Sisi tamu: scan QR, masuk ke builder frame di browser, tanpa install aplikasi. Mereka desain di canvas pakai tekstur dan grafis yang kamu sediakan. Tekstur jadi background frame; grafis bisa dipasang, di-resize, dan diputar. Bayar, dapat voucher, dan frame-nya siap dipakai di booth.

Sisi operator: semua diatur dari dashboard. Per booth kamu set harga, ukuran canvas, dan berapa lama voucher berlaku, dan bisa salin pengaturan satu booth ke semua booth sekali klik. Halaman upload dan koleksi aset studionya satu untuk seluruh bisnis, jadi kamu kurasi satu set tekstur dan grafis yang sesuai brand. Booth perlu minimal satu template aktif sebelum Frame Lab bisa nyala, dan fiturnya bagian dari Pix Pro.

Soal harga

Di booth kami sendiri, harganya Rp 50.000 per frame custom, dan laku, soalnya yang ada di kepala tamu bukan "biaya software", tapi "desainku sendiri, dicetak". Pasang harganya seperti produk kecil, bukan biaya tambahan. Dibanding harga sesi Rp 30.000 sampai 75.000, tambahan Rp 50.000 yang nyaris tanpa biaya ekstra per unit itu margin paling gurih di booth kamu. Makanya booth yang ngejalanin bisa dapat tambahan 10 sampai 30 persen itu. Artinya, booth dengan omzet sesi Rp 10 juta sebulan bisa nambah Rp 1 sampai 3 juta, hampir semuanya untung bersih.

Dua catatan dari lapangan: kurasi aset studiomu, jangan asal banyak. Tamu lebih cepat dan hasilnya lebih bagus dengan 30 grafis pilihan daripada 300 grafis acak. Dan set masa berlaku voucher sesuai traffic-mu, cukup panjang buat desain dari rumah sebelum datang, cukup pendek biar perubahan harga gak jadi masalah.

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa harga frame custom di photobooth?
Di booth kami sendiri Rp 50.000, kurang lebih setara harga satu sesi. Sesuaikan dengan pasarmu, yang penting terasa seperti beli produk personal, bukan kena biaya tambahan.
Tamu perlu install aplikasi buat desain frame?
Gak perlu. Scan QR, desain di browser dari HP sendiri, pakai tekstur dan grafis yang disediakan operator.
Frame Lab nambah omzet berapa?
Di booth yang mengaktifkannya, sekitar 10 sampai 30 persen di atas omzet sesi, paling banyak dari ulang tahun dan perayaan yang memang pengin frame personal.
Frame Lab ada di paket Pixture yang mana?
Pix Pro. Harga, ukuran canvas, dan masa berlaku voucher diatur per booth; halaman upload dan koleksi aset berlaku se-bisnis.

Lihat juga bagian sistem lainnya: UI Editor buat tampilan booth dan hitungan keuntungan usaha photobooth.

← Back to Blog